1. Jadi Master. Sengaja mencantumkan gelar “master” di namanya, misalnya wawanmasterblog.com, masterbisnisonline.com. Maksudnya adalah biar dirinya terbebani dengan gelar master yang di dekatkan dengan namanya.
Dia memaksa dirinya untuk belajar. Berkat gelar ini, dia jadi di panggil sebagai pembicara dimana-mana, nah sebelum naik panggung dia harus menguasai materinya kan? disinilah keterpaksaan belajar atas tujuan yang ingin dicapainya.
Dari segi waktu, dia juga menghemat proses untuk menjadi mahir. Asalah tahu saja belajar untuk menjadi Mahir di dalam sebuah pendidikan formal/informal membutuhkan waktu tahunan. Cerdik juga :) ..Ada yang mau ikut cara seperti ini?
2. Pakai emosi. Orang yang menggunakan cara ini memiliki keinginan besar untuk menekuni bidang apa saja yang menjanjikan masa depan cerah, pokoknya apa saja!!, sehingga setiap ada tawaran belajar ini-itu dia lakoni semuanya, kelelahan memang, tapi dari proses tak terarah seperti itu akan memunculkan ide baru yang bisa dia tekuni.
Misalnya saja, saya tertarik dengan bisnis online tanpa pikir panjang saya langsung mendaftar menjadi membernya, Belakangan banyak yang komentar tentang bisnis yang saya ikuti itu sebagai bisnis penipu, tapi saya toh tidak merasa rugi.
Anggap saja karena saya tertipu itulah saya jadi mengerti tentang cara-cara browsing di internet dan waspada terhadap tawaran-tawaran yang membuaikan diri..bahkan sekarang bisa otak-atik scrip php di blog.
3. Yang ketiga, pasti ada cara aneh lagi yang bisa ditemukan. Tapi Apapun caranya, pasti tujuannya positif..itukan tinggal bagaimana kreatifnya kita..
Kalau Anda merasa anda tidak memiliki prestasi akademis yang baik alias IQ Jongkok. Jangan khawatir..Teman saya yang dulu pintarnya minta ampun, sekarang ini kerjanya cuma biasa-biasa saja. Memang dari dulu dia kurang kreartif dan kurang berani
Yang penting belajarnya bukan lewat dukun ya..
Dia memaksa dirinya untuk belajar. Berkat gelar ini, dia jadi di panggil sebagai pembicara dimana-mana, nah sebelum naik panggung dia harus menguasai materinya kan? disinilah keterpaksaan belajar atas tujuan yang ingin dicapainya.
Dari segi waktu, dia juga menghemat proses untuk menjadi mahir. Asalah tahu saja belajar untuk menjadi Mahir di dalam sebuah pendidikan formal/informal membutuhkan waktu tahunan. Cerdik juga :) ..Ada yang mau ikut cara seperti ini?
2. Pakai emosi. Orang yang menggunakan cara ini memiliki keinginan besar untuk menekuni bidang apa saja yang menjanjikan masa depan cerah, pokoknya apa saja!!, sehingga setiap ada tawaran belajar ini-itu dia lakoni semuanya, kelelahan memang, tapi dari proses tak terarah seperti itu akan memunculkan ide baru yang bisa dia tekuni.
Misalnya saja, saya tertarik dengan bisnis online tanpa pikir panjang saya langsung mendaftar menjadi membernya, Belakangan banyak yang komentar tentang bisnis yang saya ikuti itu sebagai bisnis penipu, tapi saya toh tidak merasa rugi.
Anggap saja karena saya tertipu itulah saya jadi mengerti tentang cara-cara browsing di internet dan waspada terhadap tawaran-tawaran yang membuaikan diri..bahkan sekarang bisa otak-atik scrip php di blog.
3. Yang ketiga, pasti ada cara aneh lagi yang bisa ditemukan. Tapi Apapun caranya, pasti tujuannya positif..itukan tinggal bagaimana kreatifnya kita..
Kalau Anda merasa anda tidak memiliki prestasi akademis yang baik alias IQ Jongkok. Jangan khawatir..Teman saya yang dulu pintarnya minta ampun, sekarang ini kerjanya cuma biasa-biasa saja. Memang dari dulu dia kurang kreartif dan kurang berani
Yang penting belajarnya bukan lewat dukun ya..





Posting Komentar